<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pulau Sumbawa News</title>
	<atom:link href="http://www.pulausumbawanews.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pulausumbawanews.com</link>
	<description>News about Sumbawa Island</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 May 2012 19:37:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<image>
<link>http://www.pulausumbawanews.com</link>
<url>http://www.pulausumbawanews.com/wp-content/cbnet-favicon/logo pjk.png</url>
<title>Pulau Sumbawa News</title>
</image>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Wagub NTB Sarankan UNSA Berlokasi di Jalan Protokol</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/wagub-ntb-sarankan-unsa-berlokasi-di-jalan-protokol/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/wagub-ntb-sarankan-unsa-berlokasi-di-jalan-protokol/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 19:32:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5233</guid>
		<description><![CDATA[Sumbawa Besar, PSnews – Wakil Gubernur NTB, Badrul Munir menyarankan agar kampus Universitas Samawa (UNSA) yang baru bisa didirikan di sekitar jalan negara atau protokol. “Sebaiknya proses penegerian UNSA memiliki Road Map (peta jalan). Semoga sudah punya, sehingga semua pihak termasuk Tim yang ditugaskan untuk itu mengetahui dan memahami pentahapan yang harus dilalui. Jika boleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.pulausumbawanews.com/berita/teluk-santong-dianggap-tidak-layak-dijadikan-pelabuhan-bongkar-muat/ /attachment/badrul-munir" rel="attachment wp-att-4549"><img class="alignleft size-full wp-image-4549" title="Badrul Munir" src="http://www.pulausumbawanews.com/wp-content/uploads/2012/03/Badrul-Munir.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Sumbawa Besar, PSnews –</strong> Wakil Gubernur NTB, Badrul Munir menyarankan agar kampus Universitas Samawa (UNSA) yang baru bisa didirikan di sekitar jalan negara atau protokol.</p>
<p>“Sebaiknya proses penegerian UNSA memiliki Road Map (peta jalan). Semoga sudah punya, sehingga semua pihak termasuk Tim yang ditugaskan untuk itu mengetahui dan memahami pentahapan yang harus dilalui. Jika boleh saya usul, sebaiknya lokasi UNSA pada jalur jalan nasional, sehingga memperoleh aksesibilitas langsung dari nasional facility,” usul wagub yang mengomentari rencana relokasi UNSA terkait upaya penegerian status di Grup Facebook Rungan Samawa, Minggu malam (20/5).<span id="more-5233"></span>Menurut wagub, lokasi kampus di jalan nasional itu sangat penting agar memudahkan proses pengembangan fasilitas selanjutnya. Pajabat asal Sumbawa ini berharap proses penegerian UNSA dapat berjalan lancar.</p>
<p>Seperti diketahui proses pengalihan status UNSA dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih terkendala ketersediaan lahan seluas minimal 30 hektar. Kesanggupan Pemda bersama DPRD Kabupaten Sumbawa untuk menyediakan lahan bagi PTS kebanggaan<em>Tau Samawa</em> (warga Sumbawa) ini belum juga terealisasi. Bahkan prosesnya seakan-akan kurang mendapat dukungan penyelenggara pemerintahan di daerah. Kondisi ini menjadi salah satu alasan tim penegerian UNSA mencari alternatif penyediaan lahan lain.</p>
<p>Sejauh ini, tim penegeriaan UNSA yang diketuai Ahmad Yani telah melengkapi naskah akademik dan studi kelayakan sebagai syarat penegerian Unsa. Hanya saja lahan yang akan menjadi lokasi bangunan UNSA ketika menjadi negeri sampai sekarang belum ada.<br />
Tim penegerian UNSA terus berupaya agar momentum ini tidak sia-sia. Lahan yang dimaksud sangat strategis. Jaraknya dekat sekitar 1 kilometer dari kampus UNSA saat ini. Harga relative rendah dan akses jalannya mudah. Hal tersebut sebenarnya telah disampaikan kepada Pemda dan DPRD, namun hingga sekarang belum ada tanggapan serius. (dps)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/wagub-ntb-sarankan-unsa-berlokasi-di-jalan-protokol//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisma Daerah Membludak Saksikan Nonton Bareng Final LC</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/wisma-daerah-membludak-saksikan-nonton-bareng-final-lc/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/wisma-daerah-membludak-saksikan-nonton-bareng-final-lc/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 19:06:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[OLAHRAGA]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5229</guid>
		<description><![CDATA[Sumbawa Besar, PSnews – Ratusan warga menghadiri acara nonton bareng final pertandingan sepak bola Liga Champions (LC) 2012 yang digelar di Wisma Daerah Sumbawa Besar, Sabtu (20/5). Kegiatan nonton bareng yang diadakan oleh Pemda Sumbawa bekerjasama dengan PWI Cabang Sumbawa ini disertai dengan pembagian doorprice disponsori oleh PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT),  antara lain berupa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumbawa Besar, PSnews –</strong> Ratusan warga menghadiri acara nonton bareng final pertandingan sepak bola Liga Champions (LC) 2012 yang digelar di Wisma Daerah Sumbawa Besar, Sabtu (20/5). Kegiatan nonton bareng yang diadakan oleh Pemda Sumbawa bekerjasama dengan PWI Cabang Sumbawa ini disertai dengan pembagian doorprice disponsori oleh PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT),  antara lain berupa 1 unit handphone Blackberry, 2 sepeda gunung, 7 raket badminton, 7 sepatu futsal dan beberapa baju kaos.<span id="more-5229"></span>Acara ini dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Jamaluddin Malik dan beberapa pejabat Pemda Sumbawa serta pejabat PTNNT seperti Manajer Eksternal Project eksplorasi PTNNT Kasan Mulyono, Manajer Comrel PTNNT Syarafuddin Jarot, Senior Spesialist Media Relations and Project PTNNT Ruslan Ahmad, pengurus dan anggota PWI Cabang sumbawa serta masyarakat umum.</p>
<p>Saat gol pertama diciptakan oleh Muller, para pendukung FC Munchen berjingkak-jingkrak sambil meneriakkan yel-yel kemenangan bagi kesebelasan yang dijagokannya. Sementara pendukung Chelsea yang relatif lebih banyak nampak lesu sambil berharap ada gol balasan yang diciptakan pasukan Drogba dan kawan-kawan. Dan harapan itu pun tercipta melalui sundulan kepala striker andalan Chelsea, Drogba yang mengarah langsung arah gawang Munchen. Bola yang keras dan sulit diprediksi  arahnya itu tidak dapat ditangkap oleh kiper Munchen. Sorak-sorai dari pendukung Chelsea pun tak dapat dihindari. Petinggi PTNNT, Kasan Mulyono tenggelam dalam kegembiraannya dengan ikut menari-nari di depan layar LCD bersama masyarakat pendukung Chelsea lainnya. Demikian pula bupati ikut larut dalam kegembiraan dengan mengangkat kepalan tangannya ketika skor 1-1.</p>
<p>Dan puncak ketegangan ketika proses adu finalty. Kedua kubu pendukung kesebelasan nampak tegang sambil berdiri menatap layar LCD. Wisma pun serasa meledak dengan teriakan para penonton ketika skor akhir 3-2 untuk kemenangan  untuk kesebelasan Chelsea.</p>
<p>Senior Media Relations and Project PTNNT Ruslan Ahmad mengaku senang dengan respon masyarakat terhadap suksesnya acara nonton bareng di Wisma Daerah Sumbawa Besar tersebut. “Kami sangat senang acara nonton bareng ini dapat disaksikan oleh aparatur Pemda, wartawan dan masyarakat umum,” ujar mantan wartawan senior Lombok Post asal Sumbawa ini. (dps)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/wisma-daerah-membludak-saksikan-nonton-bareng-final-lc//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penegerian UNSA Diharap Tidak Kesampingkan Sejarah dan Potensi Lokal</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/penegerian-unsa-diharap-tidak-kesampingkan-sejarah-dan-potensi-lokal/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/penegerian-unsa-diharap-tidak-kesampingkan-sejarah-dan-potensi-lokal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 06:55:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5225</guid>
		<description><![CDATA[Sumbawa Besar, PSnews – Meski proses penegerian Unsa masih terkendala masalah pengadaan lahan, tapi animo masyarakat terhadap eksistensi sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di tana Samawa begitu positif. Penilaian ini tidak lepas dari histori dan hajat pendirian UNSA. Kata Samawa di dalam nama UNSA tidak terlepas pula dari dua Kabupaten sedarah, yakni Sumbawa dan Sumbawa Barat.  Menurut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumbawa Besar, PSnews</strong> – Meski proses penegerian Unsa masih terkendala masalah pengadaan lahan, tapi animo masyarakat terhadap eksistensi sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di tana Samawa begitu positif. Penilaian ini tidak lepas dari histori dan hajat pendirian UNSA. Kata Samawa di dalam nama UNSA tidak terlepas pula dari dua Kabupaten sedarah, yakni Sumbawa dan Sumbawa Barat. <span id="more-5225"></span> Menurut Ketua Lembaga Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LBH NU) Kabupaten Sumbawa Barat, M. Imron Rosiawan, secara budaya dan sejarah Sumbawa dan Sumbawa Barat adalah bagian yang tidak terpisahkan. Maka begitu pula dengan keberadaan UNSA jika menjadi PTN ke depan. “Jangan sampai melupakan filosofi UNSA sendiri. Secara budaya dan garis keturunan mereka satu. Jangan sampai keberadaan UNSA menghilangkan rasa kesamawaan. Apakah tehnis di KSB akan membangun kampus dua atau bagaimana,” ujar Imron.<br />
Dia berharap, pengalihan UNSA menjadi PTN tidak hanya dijadikan simbol semata seperti halnya kampus UNRAM yang isinya dominan dengan mahasiswa dari pulau Jawa. Ada kekhawatiran, UNSA hanya namanya saja, tapi isinya bukan lagi anak-anak Sumbawa. Pada awal berdirinya, UNSA dihajatkan sebagai tempat bersekolahnya anak petani dan nelayan yang kurang mampu atau anak yang tidak bisa mengakses pendidikan tinggi ke luar Sumbawa.<br />
“Jangan sampai atas nama kualitas melupakan kesejarahan tersebut. Konsekuensi penegerian terbuka bagi siapa saja untuk bersekolah di situ. Tapi juga perlu menyiapkan SDM di masing-masing SMA atau SMK yang ada dan akan mensupport supaya jangan jadi tamu di negeri sendiri,” tandas Imran.<br />
Di samping itu ia berpendapat, yang paling penting masing-masing sekolah SMA atau SMK segera meng-<em>upgrade</em> kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan standar yang diberlakukan di UNSA nantinya. Begitu pula peran pemerintah untuk mensubsidi UNSA supaya semua orang merasakan pendidikan yang tidak terlalu mahal. (ken).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/penegerian-unsa-diharap-tidak-kesampingkan-sejarah-dan-potensi-lokal//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rektor : UNSA Akan Jadi Icon Sumbawa</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/rektor-unsa-akan-jadi-icon-sumbawa/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/rektor-unsa-akan-jadi-icon-sumbawa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 06:51:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5221</guid>
		<description><![CDATA[Sumbawa Besar, PSnews – Rektor Universitas Samawa (UNSA) Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., dalam diskusi public terkait proses penegerian UNSA, Sabtu (19/5), menyatakan, ketika UNSA beralih menjadi PTN maka otomatis lembaga pendidikan yang dipimpinnya sekarang ini akan menjadi icon Sumbawa. Sehingga sangat membutuhkan dukungan pemerintah dan masyarakat untuk percepatan proses penegerian tersebut. “Sayangnya, geliat pemerintah untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumbawa Besar, PSnews –</strong> Rektor Universitas Samawa (UNSA) Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., dalam diskusi public terkait proses penegerian UNSA, Sabtu (19/5), menyatakan, ketika UNSA beralih menjadi PTN maka otomatis lembaga pendidikan yang dipimpinnya sekarang ini akan menjadi icon Sumbawa. Sehingga sangat membutuhkan dukungan pemerintah dan masyarakat untuk percepatan proses penegerian tersebut.<span id="more-5221"></span> “Sayangnya, geliat pemerintah untuk menyediakan lahan bagi UNSA sebagai salah satu syarat menjadi PTN belum begitu maksimal. Justru Pemprop dan DPRD NTB yang memberikan angin segar dengan menganggarkan dana sebesar Rp. 5 miliar untuk penegerian UNSA,” ujar Prof. Ude sapaan akrabnya.<br />
Ia menambahkan, syarat yang tidak boleh juga diabaikan dalam proses penegerian UNSA ini adalah ketersediaan dana pendamping dari Kabupaten dan Propinsi selama 5 tahun. Upaya Pemprop tersebut mendapat apresiasi dari Rektor UNSA. Rektor mengharapkan Pemkab Sumbawa melalui APBD juga melakukan upaya yang sama, baik melalui pengalokasian dana APBD Perubahan  atau APBD tahun berikutnya yang penting harus jelas.<br />
“Karena tidak ada hasilnya, UNSA pun berjuang sendiri. Ini akan menjadi icon Sumbawa dan semua harus bergerak. Kalau UNSA menjadi negeri tidak akan merepotkan Pemda an Pemprop lagi, sebab semua pembiayaannya melalui APBN,” sentil Prof. Ude.<br />
Bahkan jika UNSA menjadi PTN justru akan membantu Pemda Sumbawa sendiri. Meski secara hitung-hitungan masih untung menjadi PTS , tapi untuk ke depan sebaiknya menjadi negeri.<br />
Secara terpisah, Ketua Yayasan Kebudayaan dan Pendidikan Samawa, Drs. Hamid Rahman, menyatakan kesanggupan yayasan untuk melepaskan asset UNSA kepada pemerintah. Pihaknya berkomitmen mendukung proses penegeriaan UNSA melalui regulasi yang ada. Apalagi upaya ini telah dirintis sejak setahun yang lalu dan perkembangan mahasiswa UNSA sangat pesat.<br />
Penegerian UNSA, tegas Hamid Rahman, merupakan kontribusi bagi daerah dan berdampak positif pada regional. “Kami bersedia UNSA diurus panitia penegerian. Masalah pengadaan lahan silahkan ditindaklanjuti,” kata Hamid Rahman. (kenpl)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/rektor-unsa-akan-jadi-icon-sumbawa//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses Penegerian UNSA Masih Terkendala Lahan</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/proses-penegerian-unsa-masih-terkendala-lahan/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/proses-penegerian-unsa-masih-terkendala-lahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 06:48:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5219</guid>
		<description><![CDATA[Sumbawa Besar, PSnews – Proses pengalihan status Universitas Samawa (UNSA) dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih terkendala ketersediaan lahan seluas minimal 30 hektar. Kesanggupan Pemda bersama DPRD Kabupaten Sumbawa untuk menyediakan lahan bagi PTS kebanggaan Tau Samawa (warga Sumbawa) ini belum juga terealisasi. Bahkan prosesnya seakan-akan kurang mendapat dukungan penyelenggara pemerintahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumbawa Besar, PSnews –</strong> Proses pengalihan status Universitas Samawa (UNSA) dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih terkendala ketersediaan lahan seluas minimal 30 hektar. Kesanggupan Pemda bersama DPRD Kabupaten Sumbawa untuk menyediakan lahan bagi PTS kebanggaan <em>Tau Samawa</em> (warga Sumbawa) ini belum juga terealisasi. Bahkan prosesnya seakan-akan kurang mendapat dukungan penyelenggara pemerintahan di daerah. Kondisi ini menjadi salah satu alasan tim penegerian UNSA mencari alternatif penyediaan lahan lain. <span id="more-5219"></span> Sejauh ini, tim penegeriaan UNSA yang diketuai Ahmad Yani telah melengkapi naskah akademik dan studi kelayakan sebagai syarat penegerian Unsa. Hanya saja lahan yang akan menjadi lokasi bangunan Unsa ketika menjadi negeri sampai sekarang belum ada.<br />
Tim penegerian UNSA terus berupaya agar momentum ini tidak sia-sia. Lahan yang dimaksud sangat strategis. Jaraknya dekat sekitar 1 kilometer dari kampus UNSA saat ini. Harga relative rendah dan akses jalannya mudah. Hal tersebut sebenarnya telah disampaikan kepada Pemda dan DPRD, namun hingga sekarang belum ada tanggapan serius.<br />
“Tanahnya sudah siap, uangnya yang belum siap,” ungkap Ahmad Yani, pada acara diskusi public terkait penegerian Unsa di aula SMKN 1 Sumbawa Besar, Sabtu (19/5).<br />
Salah satu upaya yang dilakukan yakni membangun komunikasi dengan masyarakat Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes. Bahkan Kepala Desa Jorok telah menemui warganya untuk membantu agar tim penegerian UNSA dalam mendapatkan kemudahan mencari lahan.<br />
Tidak hanya itu, lobi-lobi di tingkat DPRD Propinsi NTB terus diupayakan. Sejumlah wakil rakyat Dapil Sumbawa berkomitmen membantu UNSA dengan cara mendukung pengalokasian dana APBD Provinsi NTB sebesar Rp. 5 miliar untuk menunjang proses penegerian UNSA. Dan alokasi dana tersebut telah disetujui oleh Badan Anggaran DPRD Provinsi NTB.<br />
Ketua Komisi II dan Anggota Banggar DPRD Propinsi NTB, Husni Jibril, pada kegiatan yang sama menyatakan anggaran sebesar Rp. 5 milyar tersebut tinggal menunggu proses pencairan saja dari APBD Provinsi NTB.<br />
“Memang saat pembahasan anggaran tersebut daya tolak penganggaran untuk Unsa sangat besar. Tapi karena Pemprop juga pernah membantu proses pendirian dan pengadaan lahan bagi Akper Lotim dan mengalokasikan anggaran bagi UNRAM meski belakangan Gubernur menolak dan ujungnya-ujungnya bermasalah, akhirnya anggota banggar DPRD lainnya menyetujui penganggaran sebesar Rp. 5 miliar untuk UNSA,” papar Husni.<br />
Meski demikian, lanjut Husni, Pemprop NTB tidak bisa membantu maksimal jika Pemkab Sumbawa juga tidak mendukung. “Paling tidak, sharing 70 Propinsi dan 30 untuk Kabupaten. Tidak ada kata tidak bisa untuk dianggarkan,” ujarnya di hadapan mahasiswa, civitas akademika, yayasan kebudayaan dan pendidikan Samawa, serta peserta diskusi lain.<br />
Bupati Sumbawa, melalui Staf ahli bidang Pemerintahan,  A. Gani Nasby dalam pidato sambutannya menegaskan, Pemda Sumbawa sangat berkomitmen untuk percepatan pengalihan status UNSA sebagai PTN ke depan. Tentunya, didukung dengan kesiapan SDM dosen dan factor lain.<br />
Penegasan lain ditambahkan, staf ahli Bupati lainnya, Dr. M. Iksan Safitri, bahwa pekerjaan penegerian UNSA ini bukan hanya diperlukan komitmen Pemda, melainkan juga membutuhkan dukungan bersama semua pihak. Dikatakan, Pemda terus mencari jalan keluar terbaik untuk meretas masalah dan percepat pencapaian ini. “Kalaupun lahan di Olat Maras terkendala, tapi usaha lain tetap berjalan,” terang Iksan. (kenplr).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/proses-penegerian-unsa-masih-terkendala-lahan//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gadis 17 Tahun Diperkosa Ayah Kandung</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/gadis-17-tahun-diperkosa-ayah-kandung/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/gadis-17-tahun-diperkosa-ayah-kandung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 10:02:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5215</guid>
		<description><![CDATA[Sumbawa Besar, PSnews – Seorang gadis berusia 17 tahun menjadi korban pemerkosaan ayah kandungnya sendiri. Kasus pemerkosaan anak dibawah umur ini berlangsung sekitar bulan November 2011, ketika korban sebut saja bernama Bunga diajak mencari tripang atau kerang laut di pantai Rinti, Desa Ranan Kecamatan Ropang. Kini Bunga harus rela menatap masa depannya yang suram akibat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumbawa Besar, PSnews</strong> – Seorang gadis berusia 17 tahun menjadi korban pemerkosaan ayah kandungnya sendiri. Kasus pemerkosaan anak dibawah umur ini berlangsung sekitar bulan November 2011, ketika korban sebut saja bernama Bunga diajak mencari tripang atau kerang laut di pantai Rinti, Desa Ranan Kecamatan Ropang. Kini Bunga harus rela menatap masa depannya yang suram akibat kegadisannya direnggut oleh lelaki biadab yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri berinisial JL. <span id="more-5215"></span>Korban merupakan putri pertama dari empat bersaudara ini dinyatakan hamil 7 bulan. Tentu saja perbuatan bejat sang ayah membuat keluarga maupun masyarakat tempat tinggal korban di Desa Usar, Kecamatan Plampang menjadi marah besar.</p>
<p>Kini kasus tersebut ditangani Penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) Reserse dan Criminal ( Reskrim ) Polres Sumbawa setelah dilaporkan secara resmi Rabu 16 mei 2012. Saat itu korban didampingi paman dan bibinya serta seorang Kepala Dusun.</p>
<p>Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Bag Ops, AKP Musa SH,MH membenarkan adanya laporan kasus persetubuhan anak dibawah umur itu.</p>
<p>“Menindaklanjuti laporan itu, kami sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi mengajukan visum sekaligus pemeriksaan medis terhadap korban di RSUD Sumbawa serta melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP),” ungkap Musa yang ditemui di MapolresSumbawa.</p>
<p>Setelah semua pemeriksaan dinyatakan rampung pihaknya akan memanggil atau menangkap orang yang diduga sebagai pelaku.</p>
<p>Untuk diketahui ungkap Musa, kasus persetubuhan tersebut / terjadi di pesisir Pantai Rinti Desa Ranan Kecamatan roping pada November 2011.</p>
<p>Ketika itu ayah korban berinisial JL dan anak kandungnya ini mencari tripang. Entah setan apa yang merasukinya JL, tiba-tiba menyekap mulut korban dan membuka satu persatu pakaian anaknya secara paksa untuk melayani nafsu bejatnya. Setelah puas melampiaskan hasratnya korban diancam untuk tidak menceritakan kepada siapa pun.</p>
<p>”Jangan kasih tahu siapa-siapa. Awas ya nanti saya potong kamu,” tutur Musa menirukan pengakuan korban saat diancam ayah kandungnya.</p>
<p>Korban hanya bisa pasrah dan terdiam setelah perawannya direnggut oleh sang ayah.</p>
<p>Namun sepandai-pandai menyimpan bangkai baunya tercium juga, sebab korban yang positif hamil 7 bulan tampak perutnya semakin membesar dan sulit disembunyikan. Kondisi ini mengundang tanda tanya ibu kandungnya.</p>
<p>Betapa terkejutnya sang ibu ketika mendengar pengakuan anaknya bahwa yang menghamili anaknya adalah ayah kandungnya sendiri.</p>
<p>“Jika hasil penyidikan polisi terbukti benar, pelaku dapat diancam undang-undang 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” jelas Musa. (jst)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/gadis-17-tahun-diperkosa-ayah-kandung//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pendaftaran TK dan SD Tidak Perlu Akte Kelahiran</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pendaftaran-tk-dan-sd-tidak-perlu-akte-kelahiran/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pendaftaran-tk-dan-sd-tidak-perlu-akte-kelahiran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 09:59:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5212</guid>
		<description><![CDATA[Sumbawa Besar, PSnews – Menjelang pendaftaran siswa baru khususnya untuk TK dan SD membuat para orang tua calon murid resah. Beberapa sekolah mewajibkan calon peserta didik untuk melampirkan akte kelahiran pada berkas formulir pendaftaran. Terhadap hal ini, Sekretaris Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa, Syahril, SPd menegaskan, bahwa akte kelahiran tidak akan dijadikan persyaratan administrasi yang wajib [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumbawa Besar, PSnews</strong> – Menjelang pendaftaran siswa baru khususnya untuk TK dan SD membuat para orang tua calon murid resah. Beberapa sekolah mewajibkan calon peserta didik untuk melampirkan akte kelahiran pada berkas formulir pendaftaran.</p>
<p>Terhadap hal ini, Sekretaris Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa, Syahril, SPd menegaskan, bahwa akte kelahiran tidak akan dijadikan persyaratan administrasi yang wajib dicantumkan oleh setiap calon peserta didik. <span id="more-5212"></span>“Untuk membuktikan umur calon peserta didik dapat menggunakan identitas lainnya seperti kartu kelurga,suratkenal lahir dari Kades atau Kelurahan setempat dansuratketerangan kelahiran dari paramedic,” jelas Syahril yang ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini</p>
<p>Ini dimaksudkan, sambungnya, untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi para calon peserta didik yang sudah memenuhi syarat untuk diterima dijenjang sekolah.</p>
<p>Selain itu juga dimaksudkan untuk memberikan pemeratan kesempatan belajar dan perluasan pendidikan kepada anak-anak.</p>
<p>Pengurusan akte kelahiran ini dirasa menyulitkan masyarakat sehingga menyebabkan sejumlah peserta didik terlambat untuk mendaftarkan diri ke sekolah-sekolah.</p>
<p>“Akte kelahiran akan diminta ketika siswa menginjak kelas 6 SD,” terangnya.</p>
<p>Dalam hal ini Dinas Diknas Sumbawa akan mengirimkan suratedaran mengenai petunjuk pelaksana penerimaan peserta didik baru yang akan disampaikan pada semua sekolah.<br />
Ia meminta agar pihak sekolah tidak mempersulit calon peserta didik dalam proses pendaftarannya.(rancoelst)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pendaftaran-tk-dan-sd-tidak-perlu-akte-kelahiran//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerintah SBY Dianggap Kalah Dengan Seorang Yusril</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pemerintah-sby-dianggap-kalah-dengan-seorang-yusril/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pemerintah-sby-dianggap-kalah-dengan-seorang-yusril/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 09:56:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5207</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, PSnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengundang mantan Menteri Kehakiman (Menkeh) Yusril Ihza Mahendra ke kediamannya di Cikeas, Bogor. Hal ini menyikapi putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang menunda Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian dan pengangkatan Gubernur Bengkulu. &#8220;Ini menunjukan SBY mengakui ada yang salah dalam pemerintahannya yaitu adminstrasi hukum sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.pulausumbawanews.com/berita/pemerintah-sby-dianggap-kalah-dengan-seorang-yusril/ /attachment/yusril-ihza-mahendra-2" rel="attachment wp-att-5209"><img class="alignleft size-full wp-image-5209" title="Yusril Ihza Mahendra." src="http://www.pulausumbawanews.com/wp-content/uploads/2012/05/Yusril-Ihza-Mahendra..jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Jakarta, PSnews - </strong>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengundang mantan Menteri Kehakiman (Menkeh) Yusril Ihza Mahendra ke kediamannya di Cikeas, Bogor. Hal ini menyikapi putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang menunda Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian dan pengangkatan Gubernur Bengkulu.<br />
&#8220;Ini menunjukan SBY mengakui ada yang salah dalam pemerintahannya yaitu adminstrasi hukum sangat lemah,&#8221; kata pengamat hukum tata negara, Margarito Kamis, seperti dilansir dari detikcom, Jumat (18/5/2012).<span id="more-5207"></span> Kekalahan untuk kesekian kalinya ini menunjukkan Sekretariat Negara (Setneg) dan Sekretariat Kabinet (Setkab) perlu dirombak total. Sebab dalam sistem presidensial, kedua lembaga ini menjadi benteng terahir pemerintah dalam mengelola adminstrasi hukum. &#8220;Kekalahan kali ini juga menunjukkan rapuhnya administrasi tata negara. Bagaimana bisa, pemerintahan sebesar itu bisa kalah oleh seorang Yusril. Ini harus segera dibenahi,&#8221; papar Margarito.<br />
Oleh karena itu, lembaga Setneg harus merekrut para ahli hukum yang mempunyai logika hukum yang kokoh. Bukan ahli hukum yang menggunakan cara pandang politik.<br />
&#8220;Kalau seperti ini kan bisa amburadul. Dahulu saat Pak Yusril menjadi Mensesneg, dia rekrut para ahli hukum, meski dia juga profesor di bidang hukum. Kalau sekarang? Mensesnegnya Jenderal, di bawahnya tidak ada yang mumpuni di bidang hukum,&#8221; papar Margarito.<br />
Pertemuan tersebut digelar kediaman SBY di Cikeas sekitar pukul 21.00-22.30 WIB Kamis (17/5/2012). Yusril mengaku diundang oleh sang kepala negara untuk berdiskusi.<br />
&#8220;Saya memenuhi undangan SBY untuk bertukar-pikiran di rumahnya. Secara spesifik Presiden mendiskusikan Putusan sela PTUN Jakarta yang menunda pelaksanaan Keppres 40 dan No 48/P Tahun 2012 tentang pemberhentian Agusrin dan pelantikan Junaidi Hamsyah sebagai Gubernur Bengku definitif,&#8221; ujar Yusril.<br />
Seperti diketahui, pasca Agusrin Najamudian dilengserkan dari kursi Gubernur karena dihukum 4 tahun penjara, Presiden SBY mengeluarkan Keppres. Tidak hilang akal, Agusrin meminta bantuan Yusril untuk membatalkan Keppres tersebut lewat PTUN. Meski pokok perkara belum dikabulkan, tetapi putusan sela PTUN Jakarta memutus perkara ini menjadi status quo. <strong>(asp/vit)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pemerintah-sby-dianggap-kalah-dengan-seorang-yusril//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yusril Diundang Khusus Presiden SBY ke Cikeas</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/yusril-diundang-khusus-presiden-sby-ke-cikeas/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/yusril-diundang-khusus-presiden-sby-ke-cikeas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 09:46:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5203</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, PSnews – Mantan Menkumham RI, Yusril Ihza Mahendra yang menjadi penasehat hukum diundang Presiden SBY untuk bertukar-pikiran di rumahnya di Cikeas. Yusril diundang secara spesifik oleh Presiden untuk mendiskusikan putusan sela PTUN jakarta yang menunda pelaksanaan Keppres 40 dan No 48/P tahun 2012 tentang pemberhentian  Agusrin dan pelantikan Junaidi Hamsyah sebagai Gubernur Bengkulu definitif. “Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.pulausumbawanews.com/berita/tanah-dan-otonomi-daerah/ /attachment/yusril-ihza-mahendra" rel="attachment wp-att-4401"><img class="alignleft size-full wp-image-4401" title="Yusril Ihza Mahendra" src="http://www.pulausumbawanews.com/wp-content/uploads/2012/02/Yusril-Ihza-Mahendra.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Jakarta, PSnews –</strong> Mantan Menkumham RI, Yusril Ihza Mahendra yang menjadi penasehat hukum diundang Presiden SBY untuk bertukar-pikiran di rumahnya di Cikeas. Yusril diundang secara spesifik oleh Presiden untuk mendiskusikan putusan sela PTUN jakarta yang menunda pelaksanaan Keppres 40 dan No 48/P tahun 2012 tentang pemberhentian  Agusrin dan pelantikan Junaidi Hamsyah sebagai Gubernur Bengkulu definitif.<span id="more-5203"></span> “Saya diundang pada hari Kamis (17/5/2012) dari pukul 21.00 sampai jam 22.30 wib. Saya katakan kepada Presiden bahwa Keppres tersebut mengandung kesalahan, bertentangan dengan hukum dan asas-asas umum pemerintahan yang baik. Karena cukup alasan, maka pengadilan menunda pelaksanaan Kepres tersebut sampai ada putusan yang berkekuatan tetap,” ujar Yusril kepada presiden yang dipaparkan di dinding facebooknya, Kamis malam (17/5).<br />
Prosesnya berlangsung cepat karena waktu yang sangat mendesak, namun telah memenuhi ketentuan hukum acara tentang proses pemeriksaan cepat. Yusril mengatakan, Presiden SBY memahami dan menghargai upaya pengadilan dalam melakukan kontrol terhadap Keputusan Presiden.<br />
“Presiden katakan legowo menerima putusan tersebut dan akan mentaatinya. Beliau telah memerintahkan Mendagri untuk melakukan penundaan. Jika Agusrin dibebaskan oleh Mahkamah Agung dalam pemeriksaan PK, maka Presiden berjanji akan mengaktifkan kembali yang bersangkutan sebagai Gubernur Bengkulu. Hal ini tidak berlaku hanya bagi Agusrin, tetapi bagi semua kepala daerah yang mengalami masalah yang sama.<br />
Selanjutnya Pemerintah akan bersikap hati-hati dalam memberhentikan kepala daerah, jangan sampai melanggar ketentuan hukum yang berlaku,” tutur Yusril.<br />
Di samping itu, Presiden SBY juga menyampaikan terima kasih atas koreksi yang ditujukan kepada Pemerintah agar Pemerintah terhindar dari kesalahan dalam mengambil keputusan.<br />
“Dengan saya, Presiden katakan, tidak ada masalah apa-apa, meskipun saya seringkali mengkoreksi langkah-langkah hukum yang diambil oleh Pemerintah,” ujarnya singkat. (dps)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/yusril-diundang-khusus-presiden-sby-ke-cikeas//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasangan Mahasiswa Diciduk di Kamar Hotel</title>
		<link>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pasangan-mahasiswa-diciduk-di-kamar-hotel/</link>
		<comments>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pasangan-mahasiswa-diciduk-di-kamar-hotel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 09:59:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>PSnews</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUKUM]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pulausumbawanews.com/?p=5199</guid>
		<description><![CDATA[Sumbawa Besar, PSnews – Aparat kepolisian resort Sumbawa semakin gencar melakukan operasi pada sejumlah hotel, losmen dan penginapan selama digelarnya Operasi Penyakit Masyarakat ( Pekat ) dalam tempo 18 hari. Sejak seminggu dilaksanakannya Operasi Pekat ini, tercatat 10 pasangan selingkuh yang tidak memliki ikatan perkawinan terjaring saat berduaan di kamar hotel. Pada operasi yang digelar Selasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumbawa Besar, PSnews</strong> – Aparat kepolisian resort Sumbawa semakin gencar melakukan operasi pada sejumlah hotel, losmen dan penginapan selama digelarnya Operasi Penyakit Masyarakat ( Pekat ) dalam tempo 18 hari. Sejak seminggu dilaksanakannya Operasi Pekat ini, tercatat 10 pasangan selingkuh yang tidak memliki ikatan perkawinan terjaring saat berduaan di kamar hotel.<br />
Pada operasi yang digelar Selasa Sore  (15/5), polisi mengamankan 2 pasangan selingkuh.masing-masing di Hotel Tirta Sari dan Losmen BARU.</p>
<p><span id="more-5199"></span></p>
<p>Perwira Kasubbag Humas Polres Sumbawa, AKP Musa SH,MH yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/5) membenarkan jika pihaknya telah menjaring 2 pasangan selingkuh pada penginapan yang berbeda.</p>
<p>Pasangan selingkuh yang dijaring polisi di Hotel Tirta Sari yakni SN dan wanita berinisial MJ masing-masing berstatus sebagai mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi diSumbawa.</p>
<p>Kepada aparat mereka berdalih berdua dalam satu kamar lantaran sedang menggarap skripsi.</p>
<p>Meski sudah meyakinkan polisi, tetapi mereka tetap saja dinaikkan mobil patroli untuk dilakukan pembinaan oleh Binmas Polres Sumbawa.</p>
<p>Pasangan selingkuh lainnya berinisial TS asalkotaBima diamankan pada salah satu kamar Losmen BARU bersama pasangan wanitanya berinisial NAG asal Tabanan,Bali.</p>
<p>Setelah dilakukan identifikasi dan pembinaan oleh Satbinmas Polres Sumbawa kedua pasangan selingkuh tersebut dipulangkan dengan membuatsuratpenyataan tertulis untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya.</p>
<p>Dalam pelaksanaan operasi tersebut masih pada hari yang sama polisi juga menyita sebanyak 16 botol minuman keras jenis arak di kediaman NP di Gang Mamak, Kelurahan Uma Sima. (jimst)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pulausumbawanews.com/berita/pasangan-mahasiswa-diciduk-di-kamar-hotel//feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

