Sosialisasi Pilgub, KPUD NTB Gaet Nahdlatul Ulama

Sosialisasi Pilgub NTBSumbawa, PSnews – Komisi Pemilihan Umum Propinsi NTB, bekerjama dengan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Provinsi NTB untuk mensosialisasikan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Salah satunya dilakukan di aula NU Sumbawa, Rabu (26/12). Kegiatan ini diikuti oleh warga Nahdliyin se Kabupaten Sumbawa.

Dalam paparannya, anggota KPU NTB, Dr. Darmansyah, menghimbau, agar para pemilih cerdas menggunakan hak pilihnya, sebab tidak sedikit yang menggunakan praktek tertentu untuk mendapatkan suara terbanyak dari pemilih.

Ia mencontohkan, setidaknya 174 kepala daerah yang berhadapan dengan KPK. Diperkirakan karena tidak sedikit uang untuk membiayai kampanye, jadi uang harus kembali. Celakanya, bukan hanya modal yang balik, tapi juga bunganya.

“Jadi, mari gunakan kesempatan untuk memilih, tidak sekedar mencoblos. Di balik itu ada tanggungjawab untuk daerah dan diri sendiri. Mudah-mudahan dengan memilih, pemilih bisa mendapatkan pemimpin yang berkualitas. Jangan sampai tidak menggunakan hak untuk tidak memilih,” terang komisioner KPU tersebut.

Ia menyadari bahwa KPU memiliki keterbatasan. KPU hanya mampu melihat  persyaratannya para calon peserta pemilu, tapi tidak hanya cukup dengan pendidikan, seorang pemimpin jelas lebih punya kualitas di atas rata-rata karena dia akan mengarahkan. Ibarat pilot, pemimpin  yang membawa pesawat harus punya visi yang jauh ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menerangkan, telah membentuk badan penyelenggara yang akan membantu KPU Propinsi dan Kota/Kabupaten. KPU NTB pun sudah mengangkat PPK/PPS serta PPDP. Tercatat sebanyak 116 PPK di NTB, 1137 PPS di tingkat Desa.

Di  tingkat PPS di Desa sudah membentuk sebanyak 9322 PPDP (petugas pemutakhiran data pemilu) basisnya di tingkat PPS (RT/RW) tidak lagi di tingkat desa.  1 PPS ditangani 1 petugas PPDP, sehingga ruang lingkupnya lebih sempit dengan harapan hasil lebih akurat dan baik. Apalagi petugasnya dari ketua RT yang jauh lebih mengenal warganya.

Menurutnya, kegiatan ini juga akan menggaet ormas Islam lainnya, seperti PW NW, Muhammadiyah dan MUI.
“Dalam pikiran kami, disadari benar masyarakat NTB sangat agamis. Karena itu, peran dari tokoh agama menjadi sangat penting,” ujar Darmansyah.

Ia juga mengimbau agar masyarakat pemilih secara aktif mengcrosscek ke petugas PPDP terkait identitas masing-masing. Ini penting untuk memastikan diri masing-masing sudah terdaftar dalam pemilih tetap (DPT). (PSb)

 

KOMENTAR
Share Button

About PSnews

The mass media are reported on line about political, social, cultural and tourist attractions.
This entry was posted in DAERAH, POLITIK. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>