Praktek Lapangan II Madya Praja IPDN Berakhir

Praktek Lapangan II Madya Praja IPDN di SumbawaSumbawa, PSnews – Pelaksanaan praktek lapangan (PL) II bagi madya praja IPDN Kampus NTB tahun akademik 2012/2013 yang telah berlangsung sejak 7 Juni 2013 lalu (satu bulan) secara resmi berakhir. Sebanyak 148 orang madya praja IPDN yang terdiri dari 110 orang putra dan 38 orang puteri telah melaksanakan tugasnya di dua Kecamatan berbeda (Sumbawa dan Unter Iwes). Di samping itu juga ada anggota tetap (Antap) Kabupaten, Kecamatan dan Desa sebanyak 22 orang.

Kepala Satuan Latihan Kabupaten, Dr. Drs. Syaharuddin Yasin, M.Si, menerangkan, sasaran lokasi PL II tersebar di Kecamatan Sumbawa dan Unter Iwis yang terdiri dari 4 kelurahan dan 3 desa. “Di kecamatam Sumbawa, terdiri dari, Kelurahan Bugis, Seketeng, Brang Biji dan Lempeh. Sedangkan di Kecamatan Unter Iwes yaitu, Desa Nijang, Kerato dan Uma Beringin,” papar Syarafuddin Yasin dalam laporannya pada acara penutupan PL II Madya Praja di halaman kantor Bupati Sumbawa, Jum’at (05/07/2013).

Selama PL II tersebut para peserta melaksanakan program umum yang terbagi dalam tiga bidang yaitu pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Merupakan program mendasar yang dilaksanakan di Kecamatan dan Desa. Seperti pendampingan administrasi Desa, Monografi Desa, gotong royong, olah raga bersama, anjangsana dan sosialisasi sekolah kepamongprajaan.

Syaharuddin memaparkan, tingkat capaian pada pelaksanaan PL II diharapkan dapat memberikan warna baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun kemasyarakatan di Kecamatan dan Desa/Kelurahan lokasi praktek. Sehingga terjadi perubahan ke arah yang lebih positif. Secara umum pula, dukungan dari masyarakat sangat baik dalam pelaksanaan PL II. Di antaranya dukungan terhadap program kerja maupun pada saat penerimaan, termasuk dukungan dari pihak Pemerintah Kabupaten yang tercermin dari penyediaaan berbagai fasilitas bagi para pembimbing dan pendamping peserta PL.

Kendati demikian, pihaknya menyadari masih ada beberapa hambatan dan mempengaruhi pelaksanaan kegiatan. Hambatan tersebut di antaranya, waktu pelaksanaan PL yang bertepatan pada triwulan II di mana fokus Pemda diutamakan dalam tahap pelaksanaan berbagai program dan kegiatan, adanya kegiatan persiapan Pilkades pada desa lokasi PL dan Pilkades pada Desa sekitar sehingga pihak Pemdes terbagi perhatian dalm mendampingi peserta PL.

“Atas kreatifitas praja bersama masyarakat, tokoh agama, Kades/Lurah dengan perangkatnya berbagai upaya untuk menarik minat masyarakat telah berhasil melaksanakan kegiatan di antaranya, penghijauan, senam bersama dan jalan sehat bersama di taman Kerato Desa Uma Beringin. Demikian pula, perbaikan MCK dan tempat pemandian umum di Desa Nijang, donor darah di Kelurahan Lempeh dan penyuluhan pertanian teknik penanaman wortel di Desa Kerato, bazaar dan entrepreneur contest bersama ketua tim penggerak PKK di Kelurahan Seketeng, pertanding futsal dan tarik tambang antar desa dan kelurahan lokasi PL,” ujarnya.

Di samping itu, adapula pembenahan fisik kantor dan taman kantor kelurahan Bugis, pengenalan wilayah dan potensi-potensi wilayah Kabupaten Sumbawa serta mempelajari seni budaya adat istiadat masyarakat Sumbawa.

Sebagai sebuah system, terang Syaharuddin, penyelenggaraan PL terkandung unsur-unsur atau sub system, proses, keluaran, nilai guna, manfaat jangka panjang dan dampak jangka panjang. Keberhasilan kegiatan tidak berhenti hanya pada keluaran semata, namun juga memperhatikan dampak ikutannya dalam jangka panjang.

“Oleh sebab itu dalam PL kali ini tidak hanya diukur dari keluaran semata. Namun lebih jauh dipandang pula dari segi nilai guna, manfaat jangka panjang dan dampak jangka panjang,” kata Syaharuddin.

Pihaknya berharap kepada Pemda Sumbawa, Kecamatan dan Desa bersama masyarakat yang menjadi lokasi PL dapat menjadi lebih baik, lebih maju, lebih terbuka dan berdaya saing. Bahkan keberhasilan pelaksanaan PL di Sumbawa dapat menjadi contoh dan rujukan bagi Kabupaten/Kota lain. Sehingga IPDN Kampus NTB khususnya praja tidak mengalami hambatan dalam menentukan lokasi praktek selanjutnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Sumbawa dapat menjadi laboratorium pemerintahan yang ideal bagi tempat praktek praja. Bagi praja, diharapkan dapat mengadopsi berbagai praktek penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan agar menambah wawasan praja.

Sekda Kabupaten Sumbawa, Drs. Rasyidi di hadapan para Madya Praja, menyampaikan apresiasinya kepada Direktur dan jajaran IPDN Kampus NTB atas kepercayaan IPDN Kampus NTB menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi PL. ke depan Sekda berharap Sumbawa masih dijadikan tempat lokasi PL pada tahun-tahun mendatang.

Hal itu dimaksudkan karena akan membawa dampak positif terhadap perilaku dan suasana sekaligus bisa mengangkat aktifitas masyarakat di dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumbawa.

Sekda menambahkan, akhir-akhir ini banyak pilot project yang dilaksanakan Kabupaten Sumbawa. Salah satunya adalah reformasi birokrasi dengan kota Mataram untuk wilayah NTB. Karena itu, tentunya dengan PL seperti ini akan membawa dampak positif terhadap kemajuan daerah, karena para Madya Praja telah mampu memberikan gambaran secara ilmuwan kepada masyarakat, memberikan bimbingan untuk menambah ilmu dan pengalaman selama melaksanakan PL.

“Diharapkan dengan pengalaman yang dimiliki ini, ke depan dapat menjadi pemimpin atau kader-kader yang mempunyai daya saing. Sehingga setelah selesai di IPDN mampu menggerakkan roda pemerintahan dan pembangunan di daerah masing-masing sebagai suatu wujud aparatur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sekda. (PSb)

KOMENTAR

About PSnews

The mass media are reported on line about political, social, cultural and tourist attractions.
This entry was posted in DAERAH, PEMERINTAHAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>