Gubernur Buka Festival Moyo, Sejumlah Atraksi Budaya Ditampilkan

Sumbawa, PSnews – Gubernur NTB, TGH. Zainul Majdi, secara resmi membuka gelaran festival Moyo pertama di taman lapangan pahlawan Sumbawa Besar, Selasa (20/11). Pembukaan event wisata selama dua bulan ini ditandai dengan penabuhan gong sebanyak tiga kali oleh Gubernur NTB didampingi Bupati Sumbawa, Jamaluddin Malik.

Dalam acara itu, Tuan Guru Bajang, memberikan apresisinya terhadap pelaksanaan kegiatan festival Moyo sebagai yang pertama di daerah ini. Dengan menonjolkan ragam budaya dan adat istiadat serta potensi pariwisata di daerah ini.

“Selamat bagi Sumbawa. Ada yang bergerak untuk kemajuan daerah, sebab memulai sesuatu tidak mudah. Apalagi kegiatan seperti festival Moyo. Saya mengapresiasi untuk siapa saja yang memulai,”ujarnya.

Gubernur berharap  kepada semua pihak agar tidak memaknai Festival Moyo dari satu sisi, tetapi juga dilihat dari unsur keseluruhan adat Kabupaten Sumbawa, KSB dan 38 pulau kecil yang ada di Sumbawa demikian banyak kekayaan budayanya. Menurutnya, budaya-budaya tersebut mengandung nilai-nilai filosofis.  Sekaligus menyadarkan, ternyata banyak kekayaan budaya Sumbawa. Dengan festival Moyo bisa membangkitkan kesadaran budaya.

Ia berharap agar ke depan,  event ini semakin baik. Bahkan disarankan kepada Pemda Sumbawa, dalam mempromosikan daerah tentunya harus disiapkan destinasi unggulannya. “Jangan hanya pintar mengundang. Sebab turis butuh kenyamanan dan keamanan,” tegasnya.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Jamaluddin Malik, mengungkapkan, bahwa event ini pertama kalinya dilakukan. Sebenarnya dihajatkan untuk mendatangkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan pelaku wisata Nasional untuk hadir.  Ternyata Menteri memiliki kesibukan. Meski demikian, dalam memulai apapun, selalu berupaya lebih baik.

“Festival Moyo ini iktiar untuk mengangkat potensi budaya dan wisata. Sesuai dengan program Go Sumbawa 2012. Didukung kondisi infrastruktur Sumbawa sudah jauh lebih baik. Seperti jalan Negara yang sudah sebagian besar sudah dibenahi dan pada 2013, sudah 100 persen dalam kondisi mantap. Begitu pula jalan propinsi secara bertahap akan ditingkatkan kualitas dan panjangnya,” papar bupati.

“Ini modal untuk mengenalkan adat istiadat dan wisata. Sudah dinventarisasi ada 52 potensi wisata di daerah ini yang bisa dikemas. Pemkab menyadari kekayaan tradisi harus mampu dioptimalkan. Butuh dukungan propinsi dan pihak ketiga. Agar dukungan mengalir, maka harus menjaga kondusifitas daerah,”tambahnya.

Dalam pembukaan Festival Moyo yang ditandai dengan Pawai Budaya Sumbawa tersebut, sejumlah atraksi budaya ditampilkan oleh 24 kontingen Kecamatan. Seperti halnya, Karaci dari Moyo Hilir, Batedung Tuntang dari Sumbawa Besar, Gantao dari Moyo Utara dan masih banyak lagi. Para pengunjung lokal dan luar Sumbawa Nampak antusias menyaksikan pawai budaya yang diguyur hujan regimis. Atraksi budaya ini berakhir di halaman kantor  Bupati. (PSb)

KOMENTAR

About PSnews

The mass media are reported on line about political, social, cultural and tourist attractions.
This entry was posted in DAERAH, WISATA & BUDAYA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>