DR Zulkieflimansyah : Propinsi Pulau Sumbawa Masih Jauh

Sumbawa Besar, PSnews -
Hiruk pikuk soal rencana pembentukan Propinsi Pulau Sumbawa yang disuarakan sejumlah element masyarakat Pulau Sumbawa, ternyata mendapat tanggapan serius dari anggota DPR RI, DR Zulkieflimansyah.
“Rencana pembentukan Propinsi Pulau Sumbawa masih jauh dan belum menjadi prioritas,” tandas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), DR Zulkieflimansyah kepada wartawan media ini, Minggu (9/10/2011).

 Pernyataan Anggota Komisi VII DPR RI yang juga putra daerah Sumbawa ini, menyusul statement sejumlah pihak yang menyebutkan seolah-olah PPS akan terwujud dalam waktu dekat ini.
Diakui DR Zul, sapaan akrabnya, dirinya belum lama ini mengantar Komite Pembentukan Kota Samawa Rea dan anggota Komisi 1 DPRD Sumbawa untuk bertemu fraksi-fraksi di DPR RI, Komisi II DPR RI dan Badan Legislatif DPR.
“Dari hasil pertemuan tersebut, terkuak bahwa pembentukan kota, kabupaten dan propinsi baru,  tidak akan mudah,” tukasnya.
Selain mengantar tim Pemkab Sumbawa dan anggota DPRD Sumbawa bertemu fraksi-fraksi di DPR dirinya juga mengantar mereka bertemu Dirjen Otonomi Daerah Departemen Dalam Negeri.
“Di Depdagri pun dipertegas nggak ada itu Propinsi Pulau Sumbawa dalam waktu dekat. Akan ada undang-undang baru tentang pemerintah daerah yang baru pada tahun 2012 mendatang. Setelah itu baru akan ada pembicaraan tentang daerah pemekaran baru secara selektif,” terang Zul.
Menurut Zul, Propinsi Pulau Sumbawa tidak akan segera terwujud sebagaimana disinyalir banyak orang. Proses di DPR masih lama.
“Jangankan masuk prioritas, masuk verifikasi saja belum,” katanya.Disinggung soal rencana kunjungan Komisi 2 DPR RI ke NTB, Zul menegaskan tim Komisi 2 DPR RI yang akan berkunjung ke NTB pada akhir Oktober mendatang, bukan tim verifikasi PPS melainkan hanya kunjungan kerja biasa DPR RI.
“Kebetulan salah satu propinsi yang dituju adalah NTB. Jadi belum tentu juga ke Sumbawa, kalaupun ke Sumbawa ya bukan semata-mata untuk PPS,” tukasnya.
Menyinggung soal PPS, Zul menyatakan setuju dengan rencana pembentukan PPS, hanya saja dengan cara-cara dan proses yang benar.
“Saya tentu setuju saja dengan PPS, namun dengan cara dan prosesnya harus benar dong. Jangan bikin heboh seakan-akan PPS akan segera terbentuk, padahal kenyataannya tidak demikian. Kalaupun memenuhi syarat  PPS hanya mungkin terwujud 15 atau 20 tahun yang akan datang,” pungkas Zul.(antose)
KOMENTAR
Share Button

About PSnews

The mass media are reported on line about political, social, cultural and tourist attractions.
This entry was posted in DAERAH, NASIONAL, POLITIK. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Or

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>